Bantuan Angkutan Sekolah Untuk Anak-Anak Dusun Sungai Tebuk

on .

Lubuk Besar – Kebutuhan angkutan untuk anak sekolah di daerah pelosok di wilayah Kabupaten Bangka Tengah terus ditingkatkan. Walupun telah banyak armada bus sekolah, akan tetapi mengingat wilayah Kabupaten Bangka Tengah yang cukup luas, perlu kiat – kiat khusus untuk memenuhi kebutuhan angkutan sekolah dengan skala prioritas.

Berkaitan dengan hal tersebut Plt. Bupati Bangka Tengah, Ir. H. Ibnu Saleh, MM, menyerahkan bantuan mobil kepada warga Dusun Sungai Tebuk pada Senin (5/12/16). Didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Tengah, Drs. H. Wahyu Nurrakhman, M.Si, Camat Lubuk Besar, Jauhari, serta Kasi Aset Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD), Agus Budi Santoso, bantuan mobil diserahkan langsung kepada Kepala Dusun Sungai Tebuk.

Adapun mobil bantuan tersebut akan digunakan oleh warga untuk mengangkut anak-anak sekolah yang terdiri dari siswa SD maupun SMP yang menurut Kepala Dusun Sungai Tebuk, berjumlah sekitar 35 orang. Adapun jarak antara Dusun Sungai Tebuk dan Sekolah yang berada di Lubuk Besar berjarak sekitar 5 KM.

Bertempat di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Sungai Tebuk, mobil bantuan yang diserahkan merupakan mobil yang sebelumnya digunakan oleh Dinas Pendapatan dan pengelolaan Aset Daerah (DPPKAD).

Dalam sambutannya, Kepala Dusun Sungai Tebuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Dusun Sungai Tebuk. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, dengan bantuan mobil ini anak-anak kami dapat bersekolah dengan tenang, tidak perlu kehujanan dan terlambat lagi”, ujarnya.

Sebelum mendapatkan bantuan mobil ini, anak-anak sekolah Dusun Sungai Tebuk diangkut oleh “mobil atok”, yang merupakan mobil pick up dengan bak terbuka. Jika hujan, “mobil atok” dipasangi terpal dadakan biar seragam anak-anak tidak basah. Tidak hanya itu, seringkali juga ban mobil bocor sehingga anak-anak harus terlambat datang kesekolah”, tambahnya.

Sementara itu, Camat Lubuk Besar, Jauhari, menanggapi keluhan warga tentang kondisi akses jalan ke Dusun Sungai Tebuk yang rusak parah dan belum diaspal. “Akses jalan ke dusun ini belum diaspal karena kondisi jalan yang merupakan kawasan hutan lindung, sehingga kami tidak bisa mengusulkan untuk dilakukan pengaspalan karena akan melanggar ketentuan yang berlaku”, ujarnya.

Plt. Bupati Bangka Tengah, Ir. H. Ibnu Saleh, MM, dalam sambutannya berharap dengan bantuan mobil ini, anak-anak di dusun sungai tebuk tidak ada yang putus sekolah. “Bantuan mobil ini kami harap digunakan dengan sebagaimana fungsinya, yaitu untuk antar jemput anak-anak sekolah. Jadi sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak sekolah, karena yang akan memajukan dusun ini adalah anak-anak inilah nantinya”, pesannya

“Masalah akses jalan yang belum diaspal, silahkan dibuat surat permohonan pinjam pakai kawasan hutan lindung ke Dinas Perkebunan dan Kehutanan, yang nantinya akan diteruskan ke Kementerian Kehutanan. Dengan surat permohonan pinjam pakai kawasan hutan lindung tersebut, nantinya akan dapat izin untuk mengaspal akses jalan ke dusun sungai tebuk’, tambahnya. Acara penyerahan bantuan mobil ini diakhiri dengan penyerahan kunci dan surat kendaraan kepada “atok” yang menjadi sopir untuk angkutan anak sekolah ini.

  • Sumber : Kominfo Bangka Tengah
  • Foto/Berita : Ferry Ardian, A.Md
  • Editor : Agustiar