Peringatan HKG PKK ke 45 tingkat Provinsi dan Pencanangan BBGRM ke 14 tingkat Kabupaten Bangka Tengah

on .

Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 14 tingkat Kabupaten Bangka Tengah yang dilaksanakan di lapangan sepakbola desa Padang Baru Kecamatan Pangkalanbaru, Rabu (06/09/2017) berlangsung meriah.

Berbagai kegiatan pelayanan terpadu yang dikoordinir oleh Pemerintah Provinsi dan Pemkab Bangka Tengah dilaksanakan guna mendukung suksesnya acara ini, seperti perekaman e-KTP, pelayanan KB, pelayanan kesehatan, pameran produk lokal Bangka Tengah serta bazar sembako.

Acara ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan, yakni Forkominda Provinsi Bangka Belitung, ketua TP-PKK Provinsi Bangka Belitung, Assisten Bidang Kesra Bangka Tengah, para kepala OPD Pemprov Bangka Belitung, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Tengah, TP-PKK se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, TNI POLRI, Camat se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, para Kades Lurah serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

BBGRM dilaksanakan sebagai langkah mempercepat proses kesimbangan pembangunan yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, mengingat semangat gotong royong di era modern ini mulai memudar. "Saat ini, semangat gotong royong semakin memudar, kesadaran saling membantu sudah luntur. Oleh karena itu, mari kita galakkan kembali semangat gotong royong dalam membangun Bangka Tengah," kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh dalam sambutannya yang dibacakan oleh Assisten I bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Bangka Tengah, Drs. Yufendi.

Jiwa gotong royong, lanjutnya, merupakan modal berharga untuk akselerasi program pembangunan, karenanya dibutuhkan semangat dan tekad untuk bekerja bersama dalam pembangunan. "Mari tekadkan diri untuk berbuat lebih banyak lagi demi kemajuan kabupaten Bangka Tengah,"ujarnya.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri. Diperlukan bantuan dari sesama. "Dalam hidup tidak bisa sendiri, Butuh bantuan orang lain. Pekerjaan harus dilaksanakan dan didasari dengan semangat gotong royong,"ungkap Erzaldi.

Erzaldi juga mengingatkan agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat. "Gerakan hidup sehat dimulai dari lingkungan keluarga, biasakan dimulai sejak dini, seperti aktifitas fisik, makan buah dan sayur serta pemeriksaan kesehatan secara rutin," Kata Erzaldi.

Selain pelayanan terpadu, juga dilaksanakan penyerahan piala lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi serta launching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang ditandai dengan penandatangan komitmen bersama hidup sehat.

 

Sumber : Kominfo Bangka Tengah

Fotografer : Sultoni Hanienditio, S.Sos

Penulis : Abdul Nazir, A.Md