Pemkab Bangka Tengah Bangun 302 Jamban

on .

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun 302 jamban masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga kurang mampu. "Kami mendapatkan kucuran dana dari APBN sebesar Rp1,5 miliar untuk pembangunan ratusan jamban masyarakat kurang mampu yang tersebar pada beberapa titik di daerah ini," kata Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh di Koba, Senin.

Ia menjelaskan pembangunan jamban tersebut merupakan realisasi dari usulan pemerintah daerah yaitu penawaran program hibah pembangunan air limbah setempat (ALS) atau jamban pada 2016 dan baru disetujui dalam anggaran perubahan pada 2017. "Program ALS atau jamban ini merupakan bantuan hibah APBN-P 2017 dari Kementerian PUPR senilai Rp1,5 miliar yang akan disinergikan dengan program pembangunan yang lainnya seperti BPJS, Program Kartu Pintar, Kartu Indonesia Sehat yang menggunakan data terpadu," katanya.

Ia menjelaskan dana Rp1,5 miliar tersebut diperuntukkan bagi 302 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan ketentuan Rp4 juta lebih untuk tiap MBR dan ditargetkan sebanyak 600 MBR terealisasi secara berkala. "Mekanisme pembagiannya melalui pihak ketiga menggunakan sistem pelelangan di ULP dan lelang diharapkan tidak berulang-ulang karena ini menggunakan dana hibah APBN-P," ujarnya.

Sementara Kepala Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bangka Tengah Hassan Basri mengatakan persyaratan mendapatkan program ALS yaitu masyarakat berpenghasilan rendah berdasarkan data yang direkomendasi pihak desa setempat. "Bantuan ini sebagai dorongan untuk mempercepat sanitasi hidup bersih dan sehat, warga yang menerima bantuan ini nantinya ditandai dengan stiker khusus," ujarnya.

Hassan mengharapkan semua pembangunan jamban terealisasi pada 2017 untuk meningkatkan kesehatan dan taraf hidup masyarakat kurang mampu serta pembangunannya tepat sasaran. "Saya berharap pembangunan jamban ini berjalan sesuai harapan dan tepat sasaran karena ini sangat dibutuhkan warga kurang mampu di daerah ini," ujarnya.

 

Sumber (Antara News)