Home Berita Terkini DPPKBPPPA Bateng Sosialisasi Pengembangan P2TP2A, Tingkatkan SDM Menangani Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

DPPKBPPPA Bateng Sosialisasi Pengembangan P2TP2A, Tingkatkan SDM Menangani Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

40
0
SHARE
DPPKBPPPA Bateng Sosialisasi Pengembangan P2TP2A, Tingkatkan SDM Menangani Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menggelar sosialisasi kegiatan Pengembangan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tanggap dalam penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Gedung Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah pada Selasa (15/10/2019).

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi semua Desa agar meningkatkan pelayanan gerakan untuk pengentasan atau pengurangan kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kabupaten Bateng dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama terhadap masalah yang dihadapi perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), dr. Dede Lina Lindayanti, MKM menuturkan bahwa kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Bateng ini semakin hari makin bertambah banyak kasus yang dilaporkan, maka dari itu mari kita gerakkan pengentasan, pengurangan kasus-kasus pada perempuan dan anak-anak. Hal ini merupakan cerminan untuk kita bagaimana cara kita mengatasi kasus-kasus tersebut.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah banyak tetapi yang melapor cuma sebagian saja. Ia menargetkan beberapa tahun ke depan, kasus-kasus yang terjadi pada perempuan dan anak-anak ini bisa steril. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini dominan adalah para laki-laki.

“Alhamdulillah artinya bapak-bapak yang hadir disini banyak yang peduli dengan keadaan perempuan dan anak di Kabupaten Bangka Tengah ini,” harap Dede.

Ia menuturkan agar upaya ini bisa merangkul partisipasi masyarakat, aparat Desa, dan para aktivis yang peduli dengan keadaan perempuan dan anak serta semua forum yang ada di Desa bisa melibatkan semua pihak di Desa tersebut untuk ketertiban lingkungan, agar tidak ada kerusuhan, perkelahian, pelecehan, serta kekerasan.

“Sebelum terlanjur semakin banyak terjadi kejadian yang tidak kita inginkan, paling tidak kita sama-sama lapor ke forum pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu juga kita berencana kedepannya untuk membuat aplikasi online MEGANISBAH  (Menuju Keluarga Harmonis dan Berbahagia). Aplikasi ini bisa buat konsultasi atau untuk melaporkan kalau ada yang terancam, tetapi aplikasi ini masih proses pembuatan,” jelasnya.

Aplikasi ini rencananya akan bekerja sama dengan tim Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfosta) Bateng. Selain itu, Dede juga berharap melalui kegiatan sosialisasi ini agar banyak yang peduli terhadap kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak-anak di Kabupaten Bateng ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BAPELITBANGDA (Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah)  Bateng yang terus menggiring DPPKBPPPA terkait dengan dukungan serta anggaran terkait dengan kegiatan-kegiatan perempuan dan anak.

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berasal dari  perwakilan dari ketua FPKDRT Desa se-Bateng, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Kabupaten Bangka Tengah, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bateng, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng, perwakilan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bateng, Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Bateng, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Bateng serta perwakilan dari masing-masing Kecamatan se-Bateng.* (QRY/WEE/Foto: RDT)

 

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah